Amatil Indonesia Berkolaborasi Tingkatkan Pendidikan Bangsa

Kerjasama antara Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dengan PT. Matahari Putra Prima, Tbk (MPP) lebih dari sekadar berjualan minuman. Untuk bersama-sama mewujudkan komitmen mengembangkan pendidikan anak-anak bangsa, CCAI dan MPP melakukan kolaborasi CSR, bekerja sama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) dan Departemen Pendidikan Menengah ? Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Kerjasama antara Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dengan PT. Matahari Putra Prima, Tbk (MPP) lebih dari sekadar berjualan minuman. Untuk bersama-sama mewujudkan komitmen mengembangkan pendidikan anak-anak bangsa, CCAI dan MPP melakukan kolaborasi CSR, bekerja sama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) dan Departemen Pendidikan Menengah ? Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Menurut data yang diberikan oleh Departemen Pendidikan Menengah di Kemdikbud, setiap tahunnya ada 1-2 juta lulusan SMP yang tidak bisa melanjutkan sekolah. Alhasil, anak-anak muda yang mestinya menjadi tunas bangsa ini berhenti menuntut ilmu, dan terpaksa “turun ke jalan” demi membantu orangtua untuk mencari nafkah.

Fakta inilah yang mendorong CCAI dan MPP menandatangani perjanjian kerjasama program “Pemberdayaan Pendidikan Generasi Muda Indonesia” pada tanggal 11 November 2011 lalu, dihadiri langsung oleh Dirjen Pendidikan Menengah, Hamid Muhammad, P.hD, dan Ketua Harian KNIU, Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd. Dalam pelaksaannya, tiga SMK di area Jakarta, Banten, dan Jawa Barat akan menerima bantuan fasilitas perangkat multimedia. Tiga SMK yang akan menerima bantuan adalah SMK Diponegoro 1?Rawamangun, SMK Khazanah Kebajikan?Banten, dan SMK Yapia Parung.

Dalam acara penyerahan bantuan di SMK Dipenogoro 1 hari ini, murid-murid diharapkan untuk tak hanya mampu menggunakan, tapi juga merakit perangkat multimedia seperti notebook dan in focus.  “Aksi ini adalah kontribusi nyata bagi usaha pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” tutur Dirjen Hamid Muhammad. “Karena di tahun 2012, kami berniat untuk mencanangkan program Wajib Belajar 12 tahun, dan memfokuskan kualitas para lulusan sekolah menengah untuk bisa jadi semakin mandiri sebagai pengusaha.”

Deva Rachman, National Corporate Affairs Manager CCAI mengungkapkan, “Kami berharap bahwa hasil rakitan yang mereka buat nantinya bisa dijual kembali, sehingga para siswa-siswi Sekolah Menengah bisa memiliki kemampuan untuk membangun business centre yang menghasilkan bagi mereka sendiri.”

“Kami sudah lama berpartner dengan CCAI. Kami sangat bahagia karena selain bisa bekerja sama dalam urusan retail, Matahari dan CCAI juga bisa berkolaborasi dalam hal penting seperti pendidikan anak-anak bangsa. Sebagai sebuah korporasi, kami tentu berharap program ini bisa membantu menyiapkan anak-anak muda untuk persaingan global, serta melahirkan pengusaha-pengusaha yang baik,” tutur Mesvhara Kanjaya, Marketing & Merchandising Director, MPP.