Amatil Raih Dua Anugerah Lingkunan Proper

Perusahaan minuman Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) meraih dua anugerah dari Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2011-2012, yang diumumkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di hotel Shangri-La pada tanggal 3 Desember 2012.

Perusahaan minuman Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) meraih dua anugerah dari Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)  periode 2011-2012, yang diumumkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di hotel Shangri-La pada tanggal 3 Desember 2012.

PROPER merupakan salah satu program unggulan Kementerian Lingkungan Hidup yang berupa kegiatan pengawasan dan pemberian insentif dan/atau disinsentif kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Tahun ini, lebih dari 1200 perusahaan menjadi bagian dari penilaian PROPER, dan Coca-Cola Amatil Indonesia berhasil meraih dua penghargaan kategori Hijau untuk wilayah operasi & pabrik CCAI di Bandung dan Padang.

“Kami percaya bahwa kesuksesan kami bergantung pada bagaimana cara kami mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dan social kedalam semua aktivitas inti bisnis kami,” kata Wanda Harahap, National Corporate Affairs Manager CCAI. “Kami berterimakasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup atas penghargaan ini, dan kami harap PROPER bisa terus menginspirasi CCAI untuk menggiring Indonesia menuju perkembangan yang berkelanjutan; tak hanya dari sisi ekonomi tapi juga lingkungan.”

Malam itu penghargaan PROPER Hijau untuk pabrik CCAI Semarang diterima oleh Yerki Basuki, National Technical & OE Manager CCAI,sementara penghargaan PROPER Hijau untuk pabrik CCAI Bandung diterima oleh Ambrosius Padang, Manufacturing Manager CCAI Bandung Plant.

Menurut kriteria yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2011 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER), penghargaan kriteria hijau diberikan kepada perusahaan yang telah mengelola lingkungan lebih dari yang disyaratkan (beyond compliance). Adapun penilaian kinerjanya adalah pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, pemulihan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, dan pelaksanaan bisnis yang beretika serta bertanggungjawab terhadap masyarakat melalui program pengembangan masyarakat.

“CCAI berkomitmen untuk mewujudkan pelestarian lingkungan dalam apapun yang kami lakukan, baik melalui kemasan yang lebih ramah lingkungan (botol PET), program pertanian Coke Farm, seragam dari bahan daur ulang botol PET (Eco Uniform), dan kulkas ramah lingkungan (Coca-Cola Solar Cooler). Kami mendukung inovasi, menginvestasikan waktu dan sumberdaya yang ada untuk memastikan keberlangsungan bisnis kami.Karena kami percaya bahwa bisnis yang berkelanjutan tak hanya mendatangkan keuntungan bagi perusahaan, tapi juga bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Wanda.
 
Sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 20 tahun, CCAI telah menerapkan program-program CSR melalui empat pilar yaitu Lingkungan (Environment), Lingkungan Pasar (Marketplace), Pengembangan Masyarakat (Community), dan Lingkungan Kerja (Workplace). Contoh-contoh programnya adalah lahan pertanian Coke Farm di sekitar pabrik dan pembersihan pantai Bali Beach Clean Up yang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang tinggal di sekitar unit operasi CCAI.
 
Dalam sambutannya, Wakil Presiden Boediono mengucapkan selamat kepada perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan Emas dan Hijau. “Tahun ini telah terjadi peningkatan yang signifikan pada kriteria PROPER, terutama kualitas. Saya sangat bangga dan selamat pada semua perusahaan yang meraih penghargaan ini. Anda semua adalah pahlawan, bagi generasi yang akan datang.”