Amatil Meningkatkan National Supply Chain Melalui Pusat Distribusi Regional Semarang

Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) secara resmi membuka pusat distribusi regional (Regional Distribution Centre) di Semarang hari Rabu (27/8), setelah sukses dengan pembukaan pusat distribusi regional di Medan dan Cibitung tahun 2013 lalu.

Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) secara resmi membuka pusat distribusi regional (Regional Distribution Centre) di Semarang hari Rabu (27/8), setelah sukses dengan pembukaan pusat distribusi regional di Medan dan Cibitung tahun 2013 lalu. Di Semarang, pusat distribusi regional CCAI terletak satu komplek dengan CCAI Semarang Plant, dimana pusat distribusi regional itu sendiri memiliki luas 2.7 hektar.
 
Pusat distribusi regional di Semarang memiliki kepentingan strategis, bukan hanya sebagai sarana untuk memperkuat perkembangan bisnis di tahun 2015 mendatang dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga untuk memastikan bahwa CCAI dapat selalu melayani pelanggan di seluruh Indonesia melalui peningkatanNational Supply Chain. Dilengkapi dengan sistem teknologi manajemen yang akurat, pusat distribusi regional Semarang memiliki kapasitas penyimpanan lebih dari 16,000 cases di dalam warehouse seluas 27,000 meter2 ini.
 
“Fasilitas baru ini memungkinkan kita untuk mendistribusikan produk ke pasar dengan lebih cepat dan efisien, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Fasilitas ini juga membantu modernisasi supply chain kita, sekaligus membentuk kemampuan staff CCAI untuk bekerja dengan inovasi teknologi yang telah menjadi standar baru kita,” jelas Alison Watkins, Group Managing Director, Coca-Cola Amatil (CCA).
 
Investasi
Pusat distribusi regional Semarang merupakan bukti nyata atas investasi berkesinambungan yang dilakukan oleh CCA. Selama tiga tahun belakangan ini, CCA telah menginvestasikan AUD420 juta untuk bisnisnya di Indonesia, atau setara dengan USD390 juta atau IDR4.6 triliun untuk mendukung suppy chain nasional. Sebelumnya, CCAI telah memiliki pusat distribusi regional di Jakarta dan Medan, dan Semarang sebagai pusat distribusi regional ketiga. Selanjutnya, CCAI berencana membuka satu pusat distribusi regional di Surabaya di waktu mendatang.
 
“Jawa Tengah merupakan pasar yang menarik untuk berinvestasi, dan oleh sebab itu saya ingin mendorong [investor] supaya Jawa Tengah dapat bangkit. Saat ini, banyak orang berdatangan ke Jawa Tengah untuk investasi, namun Coca-cola telah berinvestasi di wilayah ini selama bertahun-tahun. Saya berharap perusahaan-perusahaan besar dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya, dalam hal pelaksanaan manajemen, hubungan manajemen dengan karyawan, inisiatif CSR, pemasaran serta pengembangan karyawan,” ujar Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, saat menandatangani prasasti dalam rangka peresmian pusat distribusi regional Semarang.
 
Alison Watkins juga menjelaskan bahwa kontribusi CCA dalam perekonomian yang terbesar adalah dengan membuka lapangan pekerjaan. Hingga saat ini, CCAI memiliki tenaga kerja lebih dari 1,700 orang di Jawa Tengah dan lebih dari 12,000 orang di seluruh Indonesia.
 
CSR
CCAI dikenal sebagai perusahaan yang memiliki komitmen besar terhadap program CSR. Adanya pusat distribusi regional Semarang ini memperkuat visi dan misi CCAI terkait dengan CSR, karena melalui pusat distribusi ini CCAI dapat bekerja sama lebih erat lagi dengan komunitas sekitar dan memperluas kesempatan melakukan lebih banyak program CSR di Jawa Tengah, terutama di Semarang.
Salah satu bentuk dukungan CCAI terhadap masyarakat di sekitar Semarang Plant adalah Poli Klinik yang telah menerima berbagai penghargaan, salah satunya adalah penghargaan HIV Platinum Awards dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sejak tahun 2010, berkat kontribusinya dalam memberikan layanan VCT HIV/AIDS. Hingga tahun lalu, Pusat Layanan Kesehatan ini telah memberikan layanan kesehatan ke lebih dari 10,000 orang, termasuk karyawan CCAI dan keluarga, serta masyarakat sekitar sejak didirikannya tahun 1976.
 
“Seiring dengan perkembangan pasar, strategi kami ke depannya akan lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi lokal, penyediaan lapangan pekerjaan, investasi infrastruktur serta mempromosikan komunitas yang berkelanjutan di setiap wilayah operasi kami,” tutup Alison.

Seremoni pemotongan pita oleh Azhar Lubis, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Alison Watkins, Group Managing Director Coca-Cola Amatil (CCA), Kadir Gunduz, Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI), dan Edison Ambarura, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah.